H. D. Iriyanto
www.bangunkarakterbangsa.com
(Inspirator Metamorphosis; Dosen Univ. AMIKOM Yogyakarta)
Salam Metamorfosa, Salam Perubahan…
Salah satu klien kami menetapkan tahun 2022 sebagai tahun bangkit. Karena itu mereka memulainya dengan mengonsolidasikan seluruh tim agar memiliki kesatuan cara pandang, sikap, dan langkah. Kami pun didaulat untuk berbagi inspirasi dengan seluruh anggota tim, mulai dari pucuk pimpinan sampai dengan karyawan teknis paling bawah.
Bangkit dari kondisi yang kurang menguntungkan, bukan hanya soal keinginan semata. Ada syarat yang harus dipenuhi. Baik itu pada tataran strategis sampai pada tataran yang amat taktis. Apakah itu terkait dengan aspek manajerial dan kepemimpinan, maupun aspek SDM sebagai operator bisnis, yang berhubungan langsung dengan proses produksi serta proses pemasaran dan pelayanan.
Para pembaca yang siap berubah menjadi lebih baik…
Berkaca dari para pelaku bisnis yang berhasil melewati badai pandemi, yang secara pelan namun pasti mampu bangkit dari kondisi yang kurang menguntungkan, terdapat lima syarat untuk bisa bangkit. Lima syarat ini saya sebut sebagai rumus untuk bangkit. Rumus itu selengkapnya sebagai berikut.

- Harus memiliki kesadaran untuk bangkit. Artinya, harus ada penghayatan dan alasan yang amat kuat untuk bisa bangkit. Lewat kesadaran ini seseorang atau institusi akan terdorong untuk mencari jalan keluar guna bangkit dari keterpurukan atau kejatuhan.
Jika satu cara belum berhasil dilakukan, akan tetap berupaya mencari cara lain yang memungkinkan untuk dilakukan. Sehingga tidak mudah menyerah atau putus asa. Sebab pada dasarnya setiap masalah atau kesulitan, sesungguhnya ada saja jalan keluarnya. Apakah itu yang ditemukan sendiri, maupun yang datang lewat bantuan orang lain.

- Harus memiliki keyakinan diri. Untuk bisa menumbuhkan dan menguatkan keyakinan diri, siapa pun orangnya harus bersedia fokus pada kekuatan atau kelebihan yang dimiliki. Juga harus berpikir bahwa masalah atau kesulitan yang dihadapi jauh lebih kecil dibandingkan dengan kemampuan yang Allah berikan.
Andai dia mengalami kegagalan, itu dianggapnya sebagai proses belajar yang harus dilalui untuk mencapai keberhasilan. Atau dipandangnya sebagai penguat otot-otot kesabaran, kerendahhatian, dan kebijaksanaan. Sehingga tidak perlu disesali terus menerus, dan tidak perlu merasa bersalah serta mal uterus menerus.

- Harus tetap optimis. Artinya, dalam situasi sulit seperti apa pun harus tetap memiliki harapan bahwa esok lusa bakal ketemu dengan solusi atau jalan keluar. Untuk meningkatkan sikap optimis, seseorang harus percaya dan yakin sepenuhnya akan adanya janji dan pertolongan Allah SWT.
Juga perlu untuk secara periodik mensyukuri setiap pencapaian yang telah diraih, serta jangan alergi untuk mencari dukungan pihak lain. Jika para nabi dan rasul mendapat pertolongan Allah SWT lewat malaikat, maka kita mendapat pertolongan Allah SWT lewat orang lain. Di sinilah arti pentingnya gemar sharing dan silaturahim.

- Harus memiliki strategi dan taktik yang tepat. Jika ikhtiar untuk bangkit dikaitkan dengan peningkatan omzet penjualan, maka strategi dan taktik ini meliputi tiga hal. Yakni bagaimana membuat produk atau jasa yang memiliki daya tarik yang kuat lewat value proposition yang dijanjikan, terus menjalin hubungan yang intensif dengan pelanggan, serta semaksimal mungkin menciptakan kepuasan pelanggan secara kreatif.
Guna menciptakan kepuasan pelanggan secara kreatif, tiga langkah juga yang mesti kita lakukan. Pertama, ketahui dengan jelas apa masalah yang sedang dihadapi pelanggan. Kedua, berusahalah untuk bisa memberi solusi atas masalah yang sedang terjadi. Lalu, berikan sesuatu yang mengejutkan, yang tidak terpikirkan sebelumnya oleh pelanggan.

- Sedangkan syarat yang terakhir, harus memiliki energi dan semangat yang terpelihara. Ini terkait dengan rumus menggali energi dari dalam diri. Terdapat tiga password untuk bisa mengaktifkan energi dari dalam diri : antusiasme, berprasangka baik, dan cinta kasih.
Implementasi dari ketiganya adalah selalulah bergairah dan menikmati ketika sedang mengerjakan apa pun, senantiasa berpikir dan berperasaan positif saat sedang mengerjakan atau menghadapi apa pun, serta curahkan rasa cinta dan kasih pada apa pun yang sedang dikerjakan.
Kesimpulan
Bangkit dari kejatuhan atau keterpurukan merupakan cara paling efektif agar seseorang atau institusi bisa kembali beraktivitas. Tidak lagi hanya berdiam diri dan memaklumi betapa sakitnya mengalami kejatuhan, keterpurukan, dan kebangkrutan.
Kelima rumus untuk bangkit di atas, boleh jadi berbeda-beda penekanannya bagi setiap kasus atau kondisi. Maka mendeteksi secara tepat apa yang sesungguhnya terjadi pada usaha Anda, menjadi langkah yang bijak dalam rangka memberi penekanan yang tepat dalam menerapkan rumus untuk bangkit ini. Selamat menerapkan. Keep spirit & change your life.